Amalan Tanpa Puasa, Ampuhkah?

Jika Anda perhatikan, beberapa amalan ilmu hikmah, terutama amalan yang ampuh, biasanya pakai puasa.

Puasa sebagai lelaku ritual yang bisa menembus pikiran bawah sadar seseorang sehingga lebih mudah menyatu amalan dengan dirinya. Alhasil, mendapatkan berkah dan kemudahan mencapai apa yang menjadi tujuannya.

Jika amalan pakai puasa adalah amalan yang biasanya ampuh, lantas amalan tanpa puasa, apakah tidak ampuh?

Kalau Anda termasuk orang yang suka dengan puasa, pastinya amalan dengan puasa sangat cocok untuk Anda.

Namun, bagi Anda yang tidak suka dengan puasa, amalan tanpa puasa inilah yang cocok untuk Anda.

Dan kembali lagi ke pertanyaan, apakah amalan tanpa puasa tidak ampuh?

Begini saudaraku, semua amalan itu tidak ada yang ampuh, kecuali atas izin dan kuasa Allah.

Semuanya bergantung pada keyakinan dan kemantapan hati setiap orang. Ketika ada orang yang melakukan amalan dengan puasa, tapi hatinya belum sepenuhnya yakin dan belum mantap, maka akan sulit berhasil juga

Sebaliknya, meski melakukan amalan tanpa puasa dan ada keyakinan dan kemantapan hati, maka bisa saja berhasil.

Yang terpenting, terutama, dan paling penting adalah keistikomahan Anda dalam melakukan amalan hikmah ini.

Sebab, tidak banyak orang yang benar-benar mampu untuk istikomah. Tidak semua orang bisa konsisten dalam melakukan suatu amalan tertentu.

Banyak yang hanya semangat di awal saja, tapi setelah beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan, bahkan beberapa tahun, enggan melakukannya.

Nah, inilah yang tidak banyak orang yang benar-benar kuat menjalankannya, yakni keistikomahan.

Oleh karena itu, amalan hikmah, apa pun itu, tidak ada yang ampuh. Kalaupun ada yang mengatakan ampuh, itu karena ia sangat yakin dengan amalan tersebut.

Atau bisa dikatakan begini, semua amalan itu ampuh, tanpa terkecuali. Dan jika ada yang belum merasakan manfaatnya, berarti orang tersebut kurang yakin, kurang mantap, atau kurang istikomah dalam mengamalkannya.

Itu sebabnya, apa pun amalannya, yang terpenting adalah keistikomahan Anda. Mulailah untuk berlatih untuk istikomah. Berlatih untuk konsisten dalam melakukan amalannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *