Panduan Niat Puasa Syaban dan Tata Caranya – Seperti yang telah kita ketahui bahwa bulan nisfu sya’ban merupakan salah satu bulan mulia yang mendapat berkah dari Allah SWT, yang mana pada bulan ini semua amal ibadah digandakan pahalanya. Pada bulan ini dianjurkan untuk mengerjakan amalan sebanyak-banyaknya.
Baca juga artikel lain di : https://amalanhikmah.com/
Karena pada bulan nisfu sya’ban, buku amalan kita tahun sebelumnya ditutup dan diganti dengan buku amalan baru. Salah satu amalan yang bisa Anda kerjakan di bulan sya’ban yaitu dengan berpuasa sunnah di bulan sya’ban.
Puasa sunnah bulan sya’ban merupakan sebuah ibadah sunnah yang memiliki beragam manfaat. Baik dari kesehatan jasad maupun ruh. Puasa sya’ban ini juga salah satu puasa yang selalu dikerjakan oleh Rosulullah SAW. Oleh karena itu, puasa sya’ban merupakan puasa yang dianjurkan oleh Rosulullah dan termausk dalam sunnah muakkadah.
Untuk niat puasa syaban, Anda diperbolehkan mengucap niat dengan menggunakan bahasa Indonesia. Karena memang tidak ada keharusan membaca niat puasa dalam bahasa Arab. Sedangkan untuk waktu membaca niat puasa, Anda boleh membacanya saat pagi hari. Tidak seperti niat puasa ramadhan yang mana Anda harus membaca niat pada malam hari.
Berikut ini niat puasa sunnah sya’ban pada malam hari yang harus Anda baca sebelum melakukan puasa esok hari.
“Nawaitu shaumaghadin ‘anqada’i sunnati syabana lillahi ta’ala” (saya niat puasa sunnah syaban esok hari karena Allah ta’ala)
Sedangkan apabila Anda tidak sempat untuk membaca niat puasa syaban saat malam hari, Anda bisa membaca niat pada pagi atau siang hari, maka niat puasa sunnah sya’ban menjadi seperti berikut;
“nawaitu shaumahadzal yaumi ‘anada’i sunnati syabana lillahi ta’ala” (saya niat puasa sunnah syaban hari ini karena Allah ta’ala)
Sedangkan untuk tata cara menunaikan puasa sya’ban, sama seperti ibadah puasa lainnya. Yaitu dengan bersabar manahan makan dan minum sampai adzan maghrib, menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan puasa dan melakukan amal.sholeh. Selama mengerjakan puasa sunnah sya’ban ini, disunnahkan untuk melakukan hal-hal baik yang sesuai dengan adab islam.
Saat Anda mengucap niat puasa syaban dan mulai berpuasa, maka Anda telah melatih diri Anda untuk berpuasa sebelum bulan ramadhan. Setelah puasa sunnah sya’ban membuat kitra sehat jasmani dengan mengistirahkan tubuh dari makanan yang kurang bergizi. Puasa sunnah sya’ban juga melatih diri kita untuk lebih sabar dan melawan hawa nafsu.
Jika Anda melakukan puasa sunnah sya’ban secara istiqomah, maka Anda akan mendapat Ridho Allah SWT. Bahkan Nabi Muhammad SAW. pun selalu berpuasa sunnah sebulan penuh saat bulan sya’ban. Oleh karena itu, bulan sya’ban disebut sebagai bulan Nabi
Perlu diketahui juga, meskipun Anda tidak membaca niat dalam bahasa Arab, tidak apa-apa bila Anda menggunakan bahasa Indonisia. Demikian penjelasan niat puasa syaban dan jangan lupa untuk mempraktekkannya. Semoga pemaparan diatas dapat dimengerti. Sehingga dapat bermanfaat untuk Anda.
